Pilkada langsung sebenarnya secara akademis akan memberikan kesempatan kepada kita untuk memilih pemimpin secara langsung. Secara demokratis, kita berkesempatan mendapatkan pemimpin yang pro rakyat, pro PK5, pro nelayan, pro petani, pro orang miskin, pro pendidikan dan lain sebagainya. Persoalan mengapa justru kita mendapatkan yang bertolak belakang dengan angan-angan ideal kita. Apa yang salah? Mungkin masih banyak rakyat kita belum mampu memilih secara bijak, lebih dari separoh dari kita masih mementingkan kepentingan hari ini daripada memikirkan 5 tahun yang akan datang. Hal ini juga tidak dapat disalahkan karena lebih dari separoh masyarakat kita memang masih dengan mudah diimingi dengan sedikit uang dan lainnya. Sehingga ada kesan kemiskinan kadang menjadi komunitas untuk mempertaruhkan kekuasaan. Cilakanya lagi para birokrasi dipaksa ikut bermain, karena kalu tidak, mereka akan dikorban dalam waktu yang cukup lama atau bahkan karier PNSnya akan suram selamanya. Bagi segelintir PNS, akhirnya mereka memilih hengkang dari PNS, ada beberapa yang mencoba bertahan dengan cara seadanya, ada juga yang melakukan standar ganda yaitu dengan tidak terlalu fokus di PNS tapi mereka mencoba peruntungan dengan membuka usaha. Akhirnya mereka serba salah, karena sudah menjadi rahasia umum kalau mereka berada pada posisi dilematis, kalau ingin jabatan harus beri setoran, bahkan ada sistem isi ulang selama masa jabatannya kalau ingin tetap bertahan.Untuk itu, sebagai masyarakat yang mengamati, atau melihat, merasakan atau bahkan menjadi pelaku pengemban kebijakan, anda sebaiknya mencoba menulis keinginan anda. Apa yang sebaiknya yang dilakukan oleh seorang kepala daerah. Misalkan, saja anda yang menjadi kepala daerahnya. Nah, kalau seandainya anda adalah Kepala daerah. Apa yang akan anda lakukan? Silakan anda tulis opini anda pada rubrik Kalau Saya Walikota. Tulisan anda akan dibuat BengkulunewS.



1 komentar:
RUBRIK Kalau Saya Walikota
Wuah ..kalo saya jadi walikota tentunya pada ketawa semua..wkk.wkkw,w,..terutama istri saya, saudara2 saya, adik2 ipar saya,..sanak famili yg jauh kembali dekat secara otomatis. Hmm,..(mantap!...)...apalagi teman2 kontraktor saya..wah2..pada main kerumah terus..he..he...:).
Ok deh ini serius yah, selanjutnya program saya begini:
UNTUK 6 BULAN PERTAMA
1. SIlahturahmi secara administrasi apa saja kewenangan saya. Baik itu pegawai saya, rival saya (anggota dewan), dan rekanan saya ( para kontraktor tentunya)...& tdk perlu pake upacara ketemu apel besaran, cukup pake VIA EMAIL aja Atau FB..he..he...
2. Silahturahmi posisi financial saya donk..! ini sangat perlu lo!, utk melihat neraca rugi laba sisa peninggalan mantan yg menjabat sebelumnya. Saya tdk ingin setelah saya pensi,,saya masi ada hutang dgn negara..
3. Silahturahmi aset2 kantor saya. Hmm...., ini perlu banget karna biasanya konon aset bergerak maupun tdk bergerak, biasanya penyusutan 100% habis oleh yg menjabat sebelumnya. Apalagi takutnya asetnya masi kredit,..ck.ck.ck...bisa malu nih di tagi2 terus. sama kontraktor...
UTK SELANJUTNYA bulan k-6 s/d 12
Menyusun & sosialisasi Rencana Kerja Saya kepada rival saya (DPRD) tentang apa yg menjadi proposal saya & proposal rival saya supaya di kemudian hari tdk saling lari tanggung jawab.
Selanjutnya tahun k 2,3,4 & 5
Nah ini tahun kerja saya bersama teman2 yg mau kerjasama dgn saya..he..he..,
yg jelas ada beberapa item yg sangat saya tekankan pada masa kerja saya selama 4 tahun kedepan, antara lainnya jangan berharap:
1. Tdk ada pengadaan baju Dinas lagi, kalo sudah rusak buat sendiri. karna anggarannya baju dinas saya buat pengadaan buku pelajaran utk SD & SMP.
2. Tdk ada pengadaan Mobil Dinas dlm bentuk apapun, karna qt tinggal di kota angkot kan banyak, apalagi ojek..he..he..
3. Tdk ada Nota perjalanan Dinas utk studi2an,..kalo belajar cukup via internet email, HP, & FB.
4. Tdk ada Upeti Proyek, kalo pun ada he,,he,, cukup 2,5 % utk bea fakir miskin ke rekening Peduli di Bank secara umum & terbuka.
Yg jelas program utama yaitu melayani warga sebaik mungkin, baik dari sisi pelayanan umum sperti Jalan, kesehatan, ketertiban, keamanan, kebersihan. Dan khusus seperti Pendidikan & kesejahteraan (kegiatan ekonomi).
Jabatan menjadi Walikota adalah Jabatan utk melayani warga kota bukan minta dilayani. Trims. Semoga aja.....salam.
Posting Komentar