Ramos Horta Kalah Dalam Pemilihan Presiden Timor Leste - Orbit NewS

Kami Mengajak Anda Menjadi Pewarta Warga (Wartawan Online atau Citizen Jurnalism).
Hasil reportasi anda kirim melalui BB Pin 28f021d0 atau ke redaktur@bengkulunews.org atau
ke FB Page/Halaman Bnews
Headlines BnewS

Ramos Horta Kalah Dalam Pemilihan Presiden Timor Leste

Selasa, 20 Maret 2012

Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta, sudah mengaku kalah dalam putaran pemilihan presiden kali ini di negerinya dan mengucapkan selamat kepada dua kandidat yang diperkirakan akan maju dalam putaran pemilihan berikutnya.

Menurut kantor berita Associated Press, jumlah suara yang dihitung hingga Senin baru 70% namun dari jumlah tersebut dua kandidat terkemuka yang juga merupakan mantan pemimpin gerilyawan dalam peperangan sebelum Timor Leste merdeka, Francisco 'Lu Olo' Guterres serta Jose Maria de Vasconcelos (yang lebih dikenal dengan nama Taur Matan Ruak) sudah hampir pasti maju ke putaran berikutnya.

Jadwal pemilihan presiden putaran dua ditetapkan berlangsung bulan depan.

Sementara hasil resmi penghitungan suara di negeri dengan jumlah penduduk kurang dari 1,5 juta jiwa ini baru akan diumumkan Selasa, besok.

"Selamat kepada mereka," kata Horta kepada wartawan yang menunggunya setelah melihat jalannya penghitungan suara.

"Juga selamat pada semua orang yang sudah mendukung saya menjalankan mandat (sebagai presiden)."

Tidak ngotot

Horta berjanji akan menyerahkan kekuasan dengan damai pada siapapun yang memenangkan pemilihan nantinya, pada 19 Mei.

Sejak awal Horta nampaknya sudah tidak terlalu ngotot untuk memperjuangkan jabatannya selaku presiden, posisi yang dalam konstitusi Timor Leste lebih banyak merupakan status simbol kenegaraan.

Saat memberikan suara dalam pemilu hari Sabtu (17/3) dia dengan santai mengatakan menang atau kalah dirinya 'tetap merasa jadi pemenang'.

"Kalau terpilih lagi, saya menang, saya akan memanggul salib untuk lima tahun mendatang melayani rakyat yang baik ini. Jika tidak terpilih lagi, saya juga menang mendapat kebebasan pribadi."

Hasil penghitungan suara sementara menunjukkan Lu Olo Guterres yang merupakan tokoh senior partai Fretilin menangguk 28 persen suara, sementara Ruak yang dulu memimpin pasukan gerilya melawan tentara Indonesia, mendapat 25 persen. Adapun Ramos Horta hanya berhasil menarik 17 persen suara pemilih. Sumber: BBC

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

Redaksi Menerima Tulisan dari pembaca, kirim redaktur@bengkulunews.org
 

© Copyright Orbit NewS 2010 -2011 | Design by: Usman Yasin.