Kemenakertran Tarik Pekerja Anak - Orbit NewS

Kami Mengajak Anda Menjadi Pewarta Warga (Wartawan Online atau Citizen Jurnalism).
Hasil reportasi anda kirim melalui BB Pin 28f021d0 atau ke redaktur@bengkulunews.org atau
ke FB Page/Halaman Bnews
Headlines BnewS

Kemenakertran Tarik Pekerja Anak

Senin, 20 Februari 2012

Jakarta - Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) membidik 10.750 pekerja anak di 21 Provinsi seluruh Indonesia tahun 2012 ini.

Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (PPK) Kemenakertrans, Muji Handaya menyatakan Kemenakertrans mulai melakukan penarikan pekerja anak di 21 provinsi dan 84 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dalam rangka menyukseskan Program Keluarga Harapan (PPA-KPH) 2012.

Pada Tahun 2012 ini, Muji mengungkapkan target tersebut naik 300 % dibanding tahun lalu.

"Untuk tahun 2012, target penarikan pekerja anak dalam mendukung PKH sebesar 10.750. Hal ini dilaksanakan di 21 provinsi dan 84 kabupaten/kota di seluruh Indonesia," ujar Muji dalam siaran pers yang dikutip detikFinance, Minggu (19/2/2012).

Pada tahun 2011, Kemenakertrans telah menarik 3.360 atau 100 persen dari target tahun lalu. Sementara sekitar 90,2 persen dari jumlah tersebut atau sebanyak 3.032 anak terfasilitasi ke pendidikan.

"Dari tahun ke tahun, jumlah pekerja anak yang terfasilitasi ke pendidikan meningkat cukup signifikan. Hal tersebut dikarenakan adanya peningkatan koordinasi dan kerajsama anatar instansi terkait terutama dalam pengembalian anak ke pendidikan," jelasnya

Muji menyebutkan Provinsi yang terlibat dalam penarikan pekerja anak ini adalah Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, DKI Jakarta, Gorontalo, Sulawesi Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Banten, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Bengkulu, Sumatera Barat, Lampung, Sumatera Utara, Sulawesi Tengah dan Aceh.

Dia menambahkan kegiatan PPA-KPH ini merupakan salah satu prioritas nasioanal yang dilaksanakan dengan melibatkan instansi-instansi pemerintah terkait, yaitu, Kemsos, Kemdikbud, Kemkes, Kemnakertrans, Kementrian Agama baik di Pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota dan juga instansi non pemerintah.

Muji juga mengungkapkan Kementerian Pendidikan Nasional menyambut baik upaya penarikan pekerja anak sehingga dapat memanfaatkan program yang tersedia dari Kemdikbud. Dalam Rencana kerja tahun 2012 tersedia bantuan beasiswa miskin bagi 3,6 juta siswa SD, bea siswa miskin untuk 1,3 juta siswa SMP, bantuan siswa miskin untuk 315.00 siswa SMK, bantuan siswa miskin untuk 386.000 siswa SMA.

Berikutnya bea siswa untuk 30.000 mahasiswa bagi lulusan SMA/SMK, keluarga miskin yang berprestasi untuk kulian di perguruan tinggi hingga tamat sarjana.

"Dimohon kiranya nanti daerah dapat memanfaatkan segala program yang tersedia dari Kemdiknas," tandas Muji.

Kegiatan ini dimulai pada tahun 2008 dan mencapai target 100 % dalam penarikan anak, namun hanya tercapai 32 % dalam pengembalian anak ke dalam dunia pendidikan. Pada tahun 2009, kegiatan ini ditiadakan dan kembali dilakukan pada tahun 2010 dengan target 3000 anak dan jumlah yang terfasilitasi ke pendidikan mencapai 2.250 anak atau 74 %.

(nia/dru) Sumber Kompas

Tags: Bengkulu, Provinsi Bengkulu, Bengkulunews

Share this Article on :

1 komentar:

BnewS mengatakan...

Info bermanfaat ini mohon disosialisasikan oleh Dinas Pendidikan Nasional Provinsi, agar tujuan beasiswa betul-betul mengenai sasaran, sehinga anak-anak usia sekolah bisa menempuh pendidikan dan jika diarahkan ke SMK, bukan tidak mungkin mengarah ke ktrampilan, sehingga mereka menempuh pendidikan dan sekaligus menyiapkan mereka memasuki pasar tenaga kerja lokal maupun nasional.

Posting Komentar

Redaksi Menerima Tulisan dari pembaca, kirim redaktur@bengkulunews.org
 

© Copyright Orbit NewS 2010 -2011 | Design by: Usman Yasin.